Langsung ke konten utama

Siapa Aku ?

Baru saja kita berbagi cerita. Sampai gelak tawa hadir di antara kita, tanpa akan ada duka dan luka. Hingga akhirnya,aku berfikir? Aku ini siapa?.. Siapa aku?..
Tanpa sadar.. kini jejakmu sudah terbalut kabut hitam, gelap sudah mataku,hilang sudah pandanganku padamu untuk beberapa saat hingga kau benar-benar menghilang.
Namun, masih enggan diri ini untuk menjauh. Karna naluri ini masih dan masih meyakini bahwa kau pasti masih bertahan menunggu disana... Dan ku yakini itu pasti.
Kemudian, saat sinar datang, namun tak ada satu katapun yang bisa ku ucapkan,tak ada pesan yang bisa tersampaikan. Dan kenyataannya kau sudah memang benar-benar telah menghilang.
Setelah kau menghilang, [Aku, Diam, dan Air mata] adalah bukti serta saksi atas hebatnya kau mematahkan rasa ini.
patahlah sudah hati ini akan cinta yang telah bertahta, kau ubah bahagia menjadi kecewa. Dan sekarang aku harus bersahabat dengan luka, luka yang akan tetap terus membiru dan menganga.
Dan kini ku sadari,ini kesalahan ku... Ingin memiliki tanpa bercermin diri..? Siapa aku..? Mengharapkan mu walaupun aku tau kau bukan untukku. Namun.. aku yakini penantian ini pasti akan berarti,bermakna dan akan membuat mu kembali lagi.
Dan saat itu juga ku mencoba mencari obat untuk menutupi luka yang terus menganga itu, sampai akhirnya ku temukan bahwa obat tersebut bukanlah tetap menanti, melainkan mencoba untuk [IKHLAS]


-UTARA

Postingan populer dari blog ini

BIFURKASI

Bila masalalu telah menjadi sebuah sejarah,maka itu hanya bisa kau nikmati sebagai sebuah pelajaran. Bukan mencoba untuk kembali ataupun untuk pulang kemasanya. Hanya perlu diingat, bahwa kita hanya mempunyai tiga fase masa. [ Masa lalu, Sekarang,dan Masa depan ]. tiga detik yang lalu sudah menjadi sebuah pembelajaran sejarah, dan sekarang kita hanya perlu bersiap-siap untuk detik kedepannya saja, hingga tiba masanya kita harus berhenti dan terhenti disuatu tempat pemberhentian terakhir. Jalani saja masa ini,hingga masa depan menjadi masa lalu, puncaknya hingga kau mencapai titik dimana kau bisa menceritakan masamu yang sekarang sebagai sejarah. Dan jangan pernah memaksa untuk tetap bertahan digaris [ BIFURKASI ], semua itu mustahil terjadi lagi. Bila sejarah mu ingin kau ceritakan kembali,maka ceritakanlah. Dan bila tidak,maka simpan saja sebagai kenangan. -utara