Baru saja kita berbagi cerita. Sampai gelak tawa hadir di antara kita, tanpa akan ada duka dan luka. Hingga akhirnya,aku berfikir? Aku ini siapa?.. Siapa aku?.. Tanpa sadar.. kini jejakmu sudah terbalut kabut hitam, gelap sudah mataku,hilang sudah pandanganku padamu untuk beberapa saat hingga kau benar-benar menghilang. Namun, masih enggan diri ini untuk menjauh. Karna naluri ini masih dan masih meyakini bahwa kau pasti masih bertahan menunggu disana... Dan ku yakini itu pasti. Kemudian, saat sinar datang, namun tak ada satu katapun yang bisa ku ucapkan,tak ada pesan yang bisa tersampaikan. Dan kenyataannya kau sudah memang benar-benar telah menghilang. Setelah kau menghilang, [ Aku, Diam, dan Air mata ] adalah bukti serta saksi atas hebatnya kau mematahkan rasa ini. patahlah sudah hati ini akan cinta yang telah bertahta, kau ubah bahagia menjadi kecewa. Dan sekarang aku harus bersahabat dengan luka, luka yang akan tetap terus membiru dan menganga. Dan kini ku sadari,ini kesalahan ku.....